Kamis, 30 November 2017

8 Tips Membangun Teras Rumah Minimalis yang Nyaman

Teras merupakan bagian terbuka dari bangunan rumah kita. Pada umumnya, teras terletak di depan pintu utama rumah. Namun, terdapat juga teras yang dibuat di atap rumah. Teras di lantai dasar dapat dibuat dari bahan-bahan material yang padat. Teras tersebut dapat dibuat bertingkat, diaspal, maupun tidak diaspal. Sementara itu, teras atap dapat dibuat apabila atap rumah kita berbentuk datar. Meskipun memiliki ukuran kecil, teras menjadi salah satu tempat yang penting di rumah. Beberapa dari kita mungkin menjadikan teras sebagai tempat untuk bersantai sehabis menjemur pakaian. Selain itu, kita juga dapat menggunakan teras untuk bersosialisasi dengan tetangga kita. Meskipun peranannya penting, teras sebaiknya dibuat dengan sederhana sehingga mudah dirawat. Kita dapat mengaplikasikan konsep teras rumah minimalis melalui 8 tips berikut ini.

8 Tips Membangun Teras Rumah Minimalis yang Nyaman



1. Luas teras rumah
Hal pertama yang harus kita tentukan ialah luas teras rumah. Sesuaikan ukuran teras dengan kebutuhan kita. Bila ingin bersantai di teras pada sore hari, kita dapat menambahkan kursi. Penggunaan kursi di teras tentu akan berpengaruh pada ukuran teras yang kita butuhkan.

2. Desain dan material tiang teras
Selain luas, tiang teras juga menjadi elemen yang penting. Pastikan tiang terbuat dari material yang kuat dan kokoh untuk menjamin keamanan penghuni rumah. Selain itu, desain pada tiang teras juga harus diperhitungkan. Hal ini dikarenakan teras berada di bagian terdepan rumah. Desain tiang yang unik tentu akan membuat rumah semakin mempesona. Meskipun rumah tidak terlalu besar, teras yang indah akan membuat rumah menjadi mewah.

3. Atap teras rumah
Setelah luas dan tiang teras, hal selanjutnya yang harus dilihat ialah atap teras. Kombinasikan warna serta desain yang modern agar atap teras terlihat minimalis.

4. Dinding teras rumah
Beberapa model rumah minimalis modern menggunakan marmer pada dinding teras. Selain itu, kita juga dapat menggunakan batu alam untuk menambahkan nilai estetis. Kita dapat menyesuaikan penggunaan material dengan selera masing-masing.

5. Tekstur dan keramik teras
Sebagai bagian bangunan yang terletak di luar rumah, teras akan berhadapan langsung dengan cuaca. Oleh karena itu, kita harus memikirkan tekstur keramik teras. Apabila tinggal di daerah yang curah hujannya tinggi, pilihlah tekstur keramik atau porselen. Tekstur keramik ini cukup kesat sehingga tidak licin ketika hujan. Sementara itu, warna keramik di teras juga harus disesuaikan dengan tiang, tembok, serta atap teras.

6. Jenis lampu pada teras
Memilih lampu teras yang benar membuat teras rumah semakin terlihat menarik. Umumnya, lampu teras terletak pada bagian langit-langit. Namun, kita juga dapat menempelkan lampu pada tiang teras maupun pada bagian lantai. Cobalah untuk menggunakan lampu LED yang bersinar terang namun tetap hemat energi.

7. Menambahkan elemen air
Air merupakan elemen tambahan yang dapat mempercantik tampilan teras rumah kita. Apabila membuat kolam terasa berlebihan, cobalah menggunakan air mancur dengan desain minimalis. Nantinya, teras kita akan terasa lebih nyaman dan indah.

8. Menggunakan material yang mudah dirawat
Gunakanlah bahan material yang mudah dirawat sehingga kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Seperti yang telah di bahas di atas, kita dapat menggunakan bahan keramik serta marmer. Kedua material ini cenderung mudah dirawat. Sementara itu, apabila ingin menggunakan bahan kayu, cobalah menggunakan kayu kebony yang tidak membutuhkan banyak perawatan. Selain itu, kayu kebony juga dikenal sebagai bahan material yang ramah lingkungan. Jadi, bahan ini aman untuk keluarga kita.
Share :